Kamis, 05 Feb 2026

Kades Hamzah Daeng Tompo Fokus Pembangunan Berbasis Pertanian Untuk Sejahterakan Masyarakat Desa Lantang

waktu baca 2 menit
Sabtu, 3 Jan 2026 11:51 0 72 Redaksi PORTALMETRO.ID

PORTALMETRO.ID , Takalar — Kepala Desa Lantang, Kabupaten Takalar, Hamzah Daeng Tompo, memaparkan arah kepemimpinan dan capaian pembangunan desanya , dalam wawancara yang berlangsung pada Jumat, 2 Januari 2026. Memasuki tahun ketiga masa jabatannya, ia menegaskan komitmen untuk terus membangun Desa Lantang secara berkesinambungan demi kesejahteraan masyarakat.

Hamzah Daeng Tompo mengungkapkan bahwa motivasi utamanya mencalonkan diri sebagai kepala desa berangkat dari amanah dan kepercayaan yang diberikan masyarakat.

Kepercayaan tersebut, menurutnya, menjadi tanggung jawab besar untuk menghadirkan pembangunan yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh warga.

“Visi dan misi kami sederhana, bagaimana kehidupan masyarakat Desa Lantang bisa lebih sejahtera dan lebih baik dari waktu ke waktu,” ujarnya.

Dalam menjalankan roda pemerintahan desa, Hamzah menerapkan pola kepemimpinan yang mengedepankan pendekatan langsung kepada masyarakat.

Musyawarah dan mufakat menjadi prinsip utama dalam setiap pengambilan keputusan, khususnya terkait perencanaan pembangunan desa.

Salah satu program unggulan yang terus didorong adalah pengembangan sektor pertanian tanaman pangan.

Program ini dinilai strategis mengingat mayoritas masyarakat Desa Lantang menggantungkan hidup pada sektor pertanian.

Sejumlah pembangunan telah berhasil direalisasikan, di antaranya peningkatan sarana dan prasarana pertanian serta rehabilitasi Kantor Desa Lantang guna menunjang pelayanan kepada masyarakat.

Meski demikian, kondisi infrastruktur desa secara keseluruhan masih dalam tahap pembangunan yang berjalan.

Hamzah mengakui bahwa dukungan dari pemerintah vertikal masih sangat dibutuhkan agar pembangunan dapat berjalan tepat sasaran dan sejalan dengan program yang telah dicanangkan oleh pemerintah desa.

Dalam menjaga stabilitas sosial, ia mengedepankan pendekatan persuasif dalam menyelesaikan konflik di tengah masyarakat. Edukasi hukum di lapangan serta penerapan nilai “saling sipakatau” atau saling menghargai antarwarga menjadi kunci dalam menciptakan keharmonisan sosial.

Untuk rencana pembangunan ke depan, jangka pendek akan difokuskan pada pengembangan alokasi Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).

Sementara itu, rencana jangka panjang diarahkan pada pembangunan infrastruktur jalan, khususnya jalan tani dan lorong setapak yang menunjang aktivitas ekonomi warga.

Terkait penggunaan Dana Desa, Hamzah menegaskan pentingnya transparansi dan kerja bersama seluruh elemen masyarakat.

Menurutnya, anggaran desa harus difokuskan pada pembangunan infrastruktur yang paling dibutuhkan dan layak sesuai program prioritas.

“Harapan kami ke depan, seluruh program pembangunan bisa terus berkelanjutan, tepat sasaran, dan mampu menciptakan perubahan yang lebih baik bagi masyarakat Desa Lantang,” tutupnya. ****

Editor: Syafiuddin Manrajai Awing.
Penulis: Saipuddin.

 

Redaksi PORTALMETRO.ID

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA