Kamis, 05 Feb 2026

Gubernur Sulteng Anwar Hafid Gelar Retret Kepala Dinas di Masjid : Kalau Pimpinan Takut Tuhan, Kebijakan Pro Rakyat

waktu baca 3 menit
Jumat, 30 Jan 2026 17:32 0 142 Redaksi PORTALMETRO.ID

PORTALMETRO.ID, Palu – Gubernur Sulawesi Tengah Dr. H. Anwar Hafid, M.Si , kembali melakukan hal unik dalam tata kelola Pemerintahan daerah. Dia menggelar retret bagi para Kepala Dinas Pemerintahan Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tengah di Masjid Raya Baitul Khairaat, Palu pada Jum’at (30/01/2026).

‎Kegiatan ini semakin menjadikan Anwar Hafid sebagai satu-satunya Gubernur di Indonesia yang menyelenggarakan retret pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di rumah ibadah, dengan pendekatan pembinaan spiritual dan moral.

‎Retret tersebut dipusatkan di Masjid Raya Baitul Khairaat, ikon peradaban Islam Sulawesi Tengah, dan dibimbing langsung oleh Jamaah Tabligh. Kegiatan ini dilaksanakan selama tiga hari mukai tanggal 30 Januari hingga 1 Februari 2026.


‎”Jadi mulai hari ini hari Jum’at, kami melakukan retret bagi setiap Kepala Dinas di Pemerintahan Provinsi Sulawesi Tengah dan tempatnya itu di Masjid,” kata Anwar Hafid.

‎Dalam paparannya, Anwar Hafid menegaskan retret ini bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan ikhtiar membangun fondasi kepemimpinan yang bersih, amanah, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.

‎“Saya ingin para kepala dinas memulai tugas dengan hati yang bersih, niat yang lurus, dan kesadaran bahwa jabatan adalah amanah, bukan sekadar kekuasaan,” ujarnya.


‎Menurut Anwar Hafid, pembangunan daerah tidak cukup hanya mengandalkan kecakapan teknokratis, tetapi juga harus ditopang oleh kekuatan moral dan spiritual para pemimpinnya.

‎Selama tiga hari, para kepala dinas mengikuti agenda ibadah berjamaah, kajian keislaman, tausiyah, serta diskusi reflektif tentang makna kepemimpinan dan tanggung jawab publik.

‎Pendekatan ini dinilai sebagai inovasi kepemimpinan Anwar Hafid yang menggabungkan nilai religius, budaya lokal, dan tata kelola pemerintahan modern dalam satu kesatuan yang utuh.


‎“Kalau pemimpinnya takut kepada Tuhan, insya Allah kebijakannya akan berpihak kepada rakyat, bukan pada kepentingan pribadi,” tegasnya.

‎Anwar Hafid juga menjelaskan alasan dipilihnya Masjid Raya Baituk Khairaat sebagai lokasi retret. Selain karena adanya efisiensi anggaran dari pemerintah pusat, masjid merupakan tempat yang bisa dimanfaatkan banyak hal.

‎”Kenapa saya pilih Masjid, karena selain ada efisiensi Masjid bisa lebih berkah. Jadi berkahnya juga dapat,” tutur Anwar Hafid.

‎Sejumlah kepala dinas yang mengikuti retret mengaku mendapatkan pengalaman berharga yang memperkuat komitmen mereka dalam menjalankan tugas pemerintahan.

‎Salah satunya dari Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Sulawesi Tengah, Muchsin Husain Pakaya yang merasa agenda retret kali ini sangat berkesan.

‎”Kalau di luar mungkin terbatas fasilitasnya, kalau di Masjid ini kan luarbiasa dan juga lebih menyatukan kita semua, di sini tidak ada yang membawa jabatan, semua sama,” ungkap Muchsin.

‎Melalui kegiatan ini, Anwar Hafid kembali menegaskan identitas kepemimpinannya sebagai figur yang konsisten membangun Sulawesi Tengah dengan pendekatan humanis, religius, dan berintegritas.

‎Retret kepala Dinas di Masjid Raya Al-Khairaat ini sekaligus menegaskan posisi Anwar Hafid sebagai pemimpin visioner yang berani keluar dari pola konvensional demi menghadirkan pemerintahan yang bersih, melayani, dan berlandaskan nilai-nilai spiritual.****

Redaksi PORTALMETRO.ID

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA