Nasional Breaking Featured

Hindari Antrean BBM di SPBU, Masyarakat Didorong Beralih Pakai Kendaraan Listrik yang Penting Ada Uang untuk Membelinya

Share berita ini
Hindari Antrean BBM di SPBU, Masyarakat Didorong Beralih Pakai Kendaraan Listrik yang Penting Ada Uang untuk Membelinya
Hindari Antrean BBM di SPBU, Masyarakat Didorong Beralih Pakai Kendaraan Listrik yang Penting Ada Uang untuk Membelinya
Hindari Antrean BBM di SPBU, Masyarakat Didorong Beralih Pakai Kendaraan Listrik yang Penting Ada Uang untuk Membelinya

PORTALMETRO.ID, – Maraknya antrean panjang kendaraan di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) menjadi perhatian masyarakat di berbagai wilayah Sulawesi Selatan dan beberapa wilayah yang ada di seluruh Indonesia. Kondisi tersebut terlihat di sejumlah daerah, termasuk Kabupaten Gowa, Takalar, Kota Makassar, serta sejumlah kabupaten dan kota lainnya, yang terpantau ramai di beritakan melalui berita media online, media sosial Facebook, tiktok, dan WhatsApp, mulai pada Jum'at, 11 September 2026 hingga Sabtu, 12 September 2026.

Antrean kendaraan, mobil dan motor untuk mendapatkan bahan bakar minyak (BBM), khususnya jenis bensin Pertalite dan Pertamax, membuat sebagian masyarakat harus menunggu cukup lama di SPBU, bahkan ada warga berkelahi akibat menunggu antrian BBM. Situasi tersebut kembali memunculkan dorongan agar masyarakat mulai mempertimbangkan penggunaan kendaraan berbasis energi listrik.

Penggunaan mobil listrik dan sepeda motor listrik dinilai dapat menjadi salah satu alternatif untuk mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap BBM,jenis pertalite dan Pertamax. Selain berpotensi menghindari antrean panjang di SPBU, peralihan ke kendaraan listrik juga sejalan dengan upaya pemerintah dalam mendorong penggunaan energi yang lebih efisien dan ramah lingkungan.

Masyarakat diharapkan dapat secara bertahap mempertimbangkan kendaraan listrik sebagai pilihan transportasi di masa depan. Namun, peralihan tersebut tentunya perlu didukung dengan ketersediaan infrastruktur pengisian daya yang memadai, harga kendaraan yang semakin terjangkau, serta kemudahan layanan bagi pengguna di berbagai daerah.

Pemerintah Republik Indonesia selama ini mendorong pengembangan ekosistem kendaraan listrik sebagai bagian dari transformasi energi dan transportasi nasional. Dengan semakin berkembangnya teknologi kendaraan listrik, masyarakat diharapkan memiliki alternatif transportasi yang tidak sepenuhnya bergantung pada pasokan BBM.

Kondisi antrean panjang di sejumlah SPBU di Sulawesi Selatan pada akhir pekan ini menjadi gambaran pentingnya masyarakat memiliki pilihan energi alternatif untuk kebutuhan transportasi. Ke depan, penggunaan mobil dan motor listrik diharapkan semakin berkembang dan dapat menjadi salah satu solusi dalam mendukung sistem transportasi yang lebih modern dan berkelanjutan.

Masyarakat perlu memahami bahwa Keunggulan Kendaraan Listrik Hemat Biaya Operasional, Biaya pengisian daya listrik jauh lebih murah, dengan tingkat penghematan mencapai 75% atau sekitar tiga hingga empat kali lipat lebih hemat dibandingkan kendaraan berbahan bakar bensin.

Selain itu, Efisiensi Tinggi,Motor listrik mengonversi energi jauh lebih baik dan memanfaatkan fitur regenerative braking untuk mengisi ulang daya baterai saat melakukan pengereman, sesuai data yang ada dalam promosi kendaraan bertenaga energi listrik. 

Bahkan Perawatan Lebih Mudah,Kendaraan ini tidak memerlukan penggantian oli atau komponen mesin rumit karena menghilangkan hampir 90% komponen bergerak pada mesin konvensional.

Selanjutnya,Ramah Lingkungan, Penggunaannya membantu menekan polusi udara perkotaan dan mengurangi ketergantungan negara pada subsidi bahan bakar fosil.

Sesuai data ,Perkembangan di Indonesia,Pemerintah dan sektor industri terus mendorong transisi energi bersih, termasuk pemanfaatan armada komersial seperti truk listrik di sektor pertambangan yang mampu menekan konsumsi energi hingga 50%. Dengan Berbagai pilihan kendaraan ramah lingkungan motor listrik dan mobil listrik harganya kompetitif ,kini semakin diminati masyarakat untuk mendukung mobilitas harian, yang penting masyarakat ada uang untuk membelinya.

Dengan demikian, peralihan secara bertahap dari kendaraan berbahan bakar minyak bensin jenis pertalite dan Pertamax menuju kendaraan listrik ,dapat menjadi pilihan masyarakat untuk mengurangi ketergantungan terhadap BBM, sekaligus menghindari dampak antrean panjang di SPBU, yang menimbulkan kegaduhan bahkan ada warga sempat berkelahi di SPBU, viral videonya di salah satu SPBU Kabupaten Bone Sulawesi Selatan dan semoga tidak terjadi di kabupaten lainnya.****

Penulis: Muhammad NurNas Islam.

 

Chat with us on WhatsApp