Malam Penutupan Festival Ponpes Takalar, Pejabat Eselon II dan Camat Saksikan Pergelaran Seni dari Barisan Kedua
PORTALMETRO.ID, Takalar – Festival Pondok Pesantren (Ponpes) yang digagas Bupati Takalar, Ir. H. Mohammad Firdaus Daeng Manye, MM, berlangsung selama tiga malam berturut-turut dalam rangka memeriahkan peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2026.
Memasuki malam terakhir atau penutupan festival, para santri tampil memeriahkan panggung melalui beragam pergelaran seni. Kegiatan ini menjadi wadah bagi santri untuk mengekspresikan kreativitas, menampilkan bakat, serta memperkenalkan potensi seni dan budaya yang berkembang di lingkungan pondok pesantren.
Pantauan di lokasi, sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD) atau pejabat eselon II bersama para camat se-Kabupaten Takalar turut hadir menyaksikan rangkaian pertunjukan tersebut,pada Sabtu (24/10/2026).
Mereka tampak menempati kursi di barisan kedua, di belakang Bupati Takalar Mohammad Firdaus Daeng Manye, Sekretaris Daerah (Sekda) Takalar Drs. Rivai, serta Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Takalar, Dody Riyan Saputra, yang berada di barisan pertama.
Kehadiran jajaran pejabat Pemerintah Kabupaten Takalar tersebut menjadi bagian dari suasana kebersamaan dalam malam penutupan festival yang melibatkan kalangan pesantren dan pemerintah daerah.
Festival Pondok Pesantren ini tidak sekadar menjadi hiburan dalam rangka peringatan Hari Santri Nasional, tetapi juga memberikan ruang bagi para santri untuk mengembangkan kemampuan di bidang seni, budaya, dan kreativitas.
Melalui kegiatan tersebut, pondok pesantren diharapkan semakin dikenal sebagai lembaga pendidikan yang tidak hanya menanamkan nilai-nilai keagamaan, tetapi juga mendorong pengembangan bakat, keterampilan, dan potensi generasi muda.
Pergelaran seni pada malam penutupan juga menjadi momentum untuk mempererat hubungan antara pemerintah daerah dan kalangan pesantren. Dukungan terhadap kegiatan positif para santri diharapkan dapat mendorong lahirnya generasi muda yang berkarakter, kreatif, berprestasi, serta tetap berpegang teguh pada nilai-nilai keislaman.
Festival Pondok Pesantren se-Kabupaten Takalar menjadi salah satu rangkaian kegiatan untuk menyemarakkan Hari Santri Nasional 2026 sekaligus mempererat silaturahmi antarpesantren melalui kegiatan yang edukatif, kreatif, dan bernilai budaya.****
Editor: Manrajai Daeng Ngawing.