Reses di Bontomanai,Lukman B.Kady Siapkan Solusi Air Bersih dan Geomembran untuk Petani Garam Bontomanai
PORTALMETRO.ID, Takalar – Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan dari Fraksi Partai Golkar, H. Lukman B. Kady, SE., MM, menyerap aspirasi masyarakat dalam kegiatan Reses Masa Persidangan III Tahun 2026 titik yang ke – 5 yang digelar di Dusun Lakatong, Desa Bontomanai, Kecamatan Mangarabombang, Kabupaten Takalar, Sabtu (25/7/2026).
Kegiatan diawali dengan sambutan Kepala Desa Bontomanai,Muh. Aris, S.Sos., yang menyampaikan apresiasi atas kunjungan H. Lukman B. Kady.
Ia menjelaskan bahwa Desa Bontomanai memiliki potensi besar di sektor pertanian dan produksi garam. Namun, menurutnya, para petani garam masih membutuhkan dukungan berupa plastik geomembran untuk meningkatkan kualitas dan hasil produksi.
“Selain pertanian, Desa Bontomanai juga merupakan salah satu sentra penghasil garam. Karena itu, kebutuhan geomembran menjadi harapan besar para petani agar produksi garam semakin meningkat,” ujar Muh. Aris.
Menanggapi aspirasi tersebut, H. Lukman B. Kady menegaskan bahwa tujuan reses adalah mendengar langsung kebutuhan masyarakat agar dapat diperjuangkan melalui mekanisme di DPRD Provinsi Sulawesi Selatan.
“Dari hasil dialog bersama masyarakat, kami mencatat ada dua kebutuhan utama di Dusun Lakatong, Matteke, dan Balang, yakni penyediaan air bersih serta bantuan plastik geomembran bagi petani garam. Seluruh aspirasi ini akan kami perjuangkan melalui sidang paripurna dan koordinasi dengan instansi terkait,” katanya.
Lukman juga mengungkapkan bahwa dalam waktu dekat akan diupayakan pembangunan Program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas) di Desa Bontomanai sebagai solusi atas kebutuhan air bersih warga.
Sementara untuk kebutuhan geomembran, ia mengaku telah melakukan komunikasi dengan sejumlah pihak di Surabaya agar bantuan tersebut dapat segera direalisasikan.
“Insyaallah, saya sudah menghubungi rekan-rekan di Surabaya untuk mengupayakan bantuan geomembran bagi petani garam. Mudah-mudahan dalam waktu dekat bisa segera kami hadirkan sehingga dapat mendukung percepatan produksi garam masyarakat,” ungkapnya.
Ia menambahkan, sebagai wakil rakyat, anggota dewan harus rutin turun ke lapangan agar mengetahui secara langsung persoalan yang dihadapi masyarakat.
“Anggota dewan harus rajin bertemu masyarakat, mendengar keluhan mereka, kemudian memperjuangkannya hingga menjadi program yang benar-benar dirasakan manfaatnya,” tegas Lukman.
Kegiatan reses berlangsung interaktif melalui sesi dialog dan tanya jawab. Acara tersebut dihadiri Kepala Desa Bontomanai, Babinsa, Bhabinkamtibmas, kepala dusun, tokoh masyarakat, Tim Srikandi, tim keluarga, serta ratusan warga yang antusias menyampaikan berbagai aspirasi.****
Editor : Manrajai Daeng Ngawing.
Related Articles