Metro Breaking Featured

Respons Cepat PDAM Takalar, Keluhan Air Keruh Warga BTN Bajeng Langsung Ditindaklanjuti

Share berita ini
Respons Cepat PDAM Takalar, Keluhan Air Keruh Warga BTN Bajeng Langsung Ditindaklanjuti
Respons Cepat PDAM Takalar, Keluhan Air Keruh Warga BTN Bajeng Langsung Ditindaklanjuti
Respons Cepat PDAM Takalar, Keluhan Air Keruh Warga BTN Bajeng Langsung Ditindaklanjuti

PORTALMETRO.ID, Takalar – Perumda Tirta Panrannuangku PDAM Kabupaten Takalar, Provinsi Sulawesi Selatan, menunjukkan respons cepat terhadap keluhan masyarakat terkait pelayanan air bersih. Keluhan seorang pelanggan di BTN Bajeng, Kelurahan Bajeng, Kecamatan Pattallassang, langsung ditindaklanjuti hingga kondisi air kembali bersih dan layak digunakan.

Respons tersebut dilakukan di tengah kondisi cuaca ekstrem dan musim kemarau berkepanjangan yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan. Kondisi tersebut menyebabkan kebutuhan masyarakat terhadap ketersediaan air bersih menjadi perhatian serius.

PDAM Takalar terus berupaya memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat, baik melalui pendistribusian air bersih ke wilayah yang mengalami kekurangan air maupun dengan merespons setiap keluhan pelanggan terkait gangguan pelayanan.

Salah satu keluhan datang dari Rika, warga BTN Bajeng. Ia sebelumnya mengeluhkan kondisi air PDAM yang mengalir ke rumahnya dalam keadaan keruh, kotor, dan tidak layak digunakan.

Setelah menyampaikan keluhannya kepada pihak PDAM Takalar, laporan tersebut langsung mendapat respons dari petugas lapangan.

“Alhamdulillah, setelah saya sampaikan keluhan kepada pihak PDAM, mereka langsung menindaklanjuti. Sekarang air kami sudah bersih dan layak digunakan untuk mencuci, mandi maupun dikonsumsi,” ujar Rika.

Untuk memastikan penanganan keluhan tersebut, awak media kemudian melakukan konfirmasi kepada Direktur Utama PDAM Takalar, Ariyanto, S.Pd., melalui sambungan WhatsApp, Minggu, 6 September 2026.

Ariyanto membenarkan adanya laporan dari pelanggan PDAM di BTN Bajeng, Kelurahan Bajeng, yang mengeluhkan air berbau dan keruh.

Menurutnya, setelah menerima laporan tersebut, pihaknya langsung menginstruksikan petugas lapangan untuk melakukan pengecekan dan penanganan.

“Memang ada keluhan dari salah seorang warga dan pelanggan kami yang berada di Kelurahan Bajeng, tepatnya di BTN Bajeng. Setelah menerima keluhan tersebut, saya langsung menginstruksikan petugas lapangan untuk menindaklanjutinya. Alhamdulillah, petugas kami bergerak cepat dan keluhan tersebut langsung diselesaikan,” jelas Ariyanto.

Ia menerangkan, kondisi air keruh terkadang dapat terjadi saat petugas melakukan pembersihan tempat penampungan air. Meski air sisa pembersihan telah dibuang, dalam kondisi tertentu masih terdapat sisa endapan atau air kotor yang dapat ikut mengalir ke jaringan pelanggan.

Namun, menurut Ariyanto, kondisi tersebut tidak berlangsung lama dan aliran air akan kembali bersih setelah proses pembersihan selesai.

“Apalagi dalam kondisi cuaca ekstrem dan musim kemarau seperti sekarang, kami lebih sering melakukan pembersihan tempat penampungan air. Kami tetap menerapkan prinsip sigap dan memberikan pelayanan prima kepada seluruh masyarakat Takalar yang menjadi pelanggan kami. Setiap ada keluhan pelanggan, pasti kami tindaklanjuti, seperti yang terjadi di BTN Bajeng,” tegasnya.

Ariyanto menambahkan, PDAM Takalar berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan air bersih kepada seluruh pelanggan, khususnya di tengah tantangan cuaca ekstrem dan musim kemarau.

Menurutnya, respons cepat terhadap laporan masyarakat merupakan bagian dari komitmen PDAM Takalar dalam menjaga kualitas pelayanan sekaligus mendukung program pembangunan Pemerintah Kabupaten Takalar.

Hal tersebut juga sejalan dengan arahan Bupati Takalar, Ir. H. Mohammad Firdaus Daeng Manye, melalui tagline “Takalar Cepat: Cepat Berpikir, Cepat Bertindak, Cepat Hasilnya.”

“Kami berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh pelanggan. Setiap keluhan masyarakat akan menjadi perhatian kami untuk segera ditindaklanjuti,” pungkas Ariyanto.****

Editor: Manrajai Daeng Ngawing

(Lp/D.MG)

Chat with us on WhatsApp