Weekly Meeting Pemkab Takalar Berlangsung 14 Jam, Bupati Daeng Manye Tekankan Pelayanan Terbaik untuk Masyarakat
PORTALMETRO.ID, Takalar – Rapat mingguan atau Weekly Meeting Pemerintah Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan, Berlangsung maraton selama kurang lebih 14 jam, pada Kamis (3/9/2026). Rapat yang dimulai sejak pukul 08.30 WITA tersebut baru berakhir pada pukul 22.30 WITA.
Rapat dipimpin langsung Bupati Takalar, Ir. H. Mohammad Firdaus Daeng Manye, M.M., didampingi Wakil Bupati Takalar Dr. H. Hengky Yasin, S.Sos., M.Si ,Kegiatan tersebut dihadiri seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), sekretaris, serta kepala bidang terkait.
Rapat yang awalnya dijadwalkan berlangsung di Ruang Pola Kantor Bupati Takalar, dipindahkan ke Ruang Auditorium akibat terjadi pemadaman listrik.
Dalam Weekly Meeting tersebut, setiap OPD memaparkan capaian kinerja, progres program, serta laporan pelaksanaan kegiatan yang menjadi tanggung jawab masing-masing perangkat daerah.
Hingga sesi utama berakhir, sebanyak 10 OPD telah menyampaikan presentasi kinerja. Kesepuluh OPD tersebut yakni Bapperida, BPKAD, Dinas Perindag, Dinas Perhubungan, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan, Dinas Pertanian, PTSP, Dinas PUPR, Dinas Kesehatan, dan RS Pajonga.
Pembahasan berlangsung serius, namun suasana rapat tidak sepenuhnya kaku. Di sela kegiatan, peserta juga dihibur stand up comedy yang dibawakan Kepala Dinas Pertanian dan Kepala Dinas Sosial.
Keduanya membagikan cerita dan pengalaman saat melakukan kunjungan kerja ke wilayah Kepulauan Tanakeke. Momen tersebut membuat suasana lebih cair setelah peserta mengikuti pembahasan panjang mengenai kinerja dan program masing-masing OPD.
Setelah berlangsung sekitar 14 jam, Weekly Meeting Pemkab Takalar akhirnya ditutup pada pukul 22.30 WITA.
Dalam arahannya saat menutup rapat, Bupati Takalar Daeng Manye menegaskan pentingnya seluruh OPD memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Ia juga meminta Wakil Bupati Takalar untuk mengawal dan mengoordinasikan setiap persoalan, masukan, serta catatan yang muncul selama Weekly Meeting agar segera ditindaklanjuti oleh perangkat daerah terkait.
Menurut Daeng Manye, koordinasi dan pengawalan terhadap berbagai persoalan di lapangan menjadi bagian penting untuk memastikan program pemerintah berjalan sesuai target dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Setiap OPD harus memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat. Setiap persoalan dan masukan yang muncul dalam Weekly Meeting ini harus dikawal dan ditindaklanjuti,” tegasnya.
Bupati berharap koordinasi antara pimpinan daerah dan seluruh jajaran OPD semakin solid. Dengan koordinasi yang kuat, pelaksanaan pembangunan di Kabupaten Takalar diharapkan berjalan lebih efektif, tepat sasaran, serta memberikan dampak positif bagi masyarakat.****
Editor: Manrajai Daeng Ngawing.