Advertorial Breaking Featured

Bupati Takalar Tegaskan Mutasi Pegawai Harus Diiringi Peningkatan Disiplin dan Kinerja ASN

Share berita ini
Bupati Takalar Tegaskan Mutasi Pegawai Harus Diiringi Peningkatan Disiplin dan Kinerja ASN
Bupati Takalar Tegaskan Mutasi Pegawai Harus Diiringi Peningkatan Disiplin dan Kinerja ASN
Bupati Takalar Tegaskan Mutasi Pegawai Harus Diiringi Peningkatan Disiplin dan Kinerja ASN

PORTALMETRO.ID, Takalar — Bupati Takalar, Ir. H. Mohammad Firdaus Daeng Manye, MM., menegaskan bahwa rotasi dan mutasi pegawai di lingkungan Pemerintah Kabupaten Takalar, Provinsi Sulawesi Selatan, harus menjadi momentum penyegaran organisasi sekaligus mendorong peningkatan disiplin, integritas, dan kinerja aparatur sipil negara (ASN).

Penegasan tersebut disampaikan Daeng Manye saat memimpin Apel Gabungan Lingkup Pemerintah Kabupaten Takalar di Lapangan Upacara Kantor Bupati Takalar, Senin (5/10/2026). Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) Bupati Takalar tentang mutasi Pegawai Negeri Sipil (PNS).

Apel gabungan itu dihadiri Wakil Bupati Takalar, Sekretaris Daerah Kabupaten Takalar, para staf ahli bupati, asisten sekretariat daerah, pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), para camat, serta ASN dan tenaga non-ASN lingkup Pemkab Takalar.

Dalam amanatnya, Daeng Manye menekankan pentingnya kedisiplinan, loyalitas, dan integritas dalam menjalankan tugas sebagai aparatur pemerintah. Ia meminta seluruh ASN mematuhi aturan, menjalankan arahan pimpinan sesuai ketentuan, serta memperkuat kerja sama dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Sebagai ASN kita harus tegak lurus dan mengikuti aturan. Bangun kerja sama yang baik dalam meningkatkan pelayanan terhadap masyarakat. Sebagai pimpinan, berikan arahan dan pembagian tugas yang jelas kepada staf agar pekerjaan berjalan baik, tertata, dan terukur,” tegas Daeng Manye.

Mutasi untuk Penyegaran Organisasi

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Takalar menjelaskan bahwa rotasi dan mutasi merupakan bagian dari dinamika birokrasi yang bertujuan menyegarkan organisasi serta meningkatkan pengalaman dan kapasitas pegawai.

Menurutnya, pegawai yang telah cukup lama bertugas pada satu OPD dapat diberikan kesempatan untuk menjalankan tugas di unit kerja lain. Langkah tersebut diharapkan mampu memperluas wawasan, menambah pengalaman, dan membangun semangat kerja baru.

“Sebagai bentuk perhatian dan penyegaran, saya memberikan kesempatan kepada pegawai yang sudah cukup lama bertugas di satu OPD untuk dipindahtugaskan ke OPD lain. Tujuannya agar ada pengalaman kerja yang baru, wawasan yang lebih luas, dan semangat kerja yang baru,” jelasnya.

Penyerahan SK mutasi tersebut mencakup Pejabat Pelaksana, Pejabat Fungsional Kesehatan, dan Pejabat Fungsional Guru di lingkungan Pemerintah Kabupaten Takalar.

SK diserahkan secara simbolis oleh Bupati Takalar kepada para pimpinan OPD dan camat untuk selanjutnya diteruskan kepada pegawai yang bersangkutan di unit kerja masing-masing.

Daeng Manye berharap para pegawai yang memperoleh penugasan baru dapat segera beradaptasi dengan lingkungan kerja, memahami tanggung jawab yang diberikan, serta menunjukkan kinerja optimal.

Ia juga mengingatkan bahwa perpindahan tugas harus dimaknai sebagai kesempatan untuk meningkatkan kemampuan, memperkuat profesionalisme, dan memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah.

Sampaikan Apresiasi kepada Sekda Takalar

Pada kesempatan yang sama, Bupati Takalar turut menyampaikan ucapan selamat bertugas kepada Sekretaris Daerah Kabupaten Takalar yang akan melanjutkan pengabdian di Pemerintah Kota Makassar.

Daeng Manye menyampaikan apresiasi dan penghargaan atas dedikasi serta pengabdian Sekda selama menjalankan tugas di Kabupaten Takalar.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Takalar, kami menyampaikan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya atas dedikasi dan pengabdian selama bertugas di Takalar. Selamat bertugas di tempat yang baru di Kota Makassar, semoga semakin sukses,” tutupnya.

Melalui apel gabungan tersebut, Pemerintah Kabupaten Takalar menegaskan pentingnya pembinaan aparatur, penataan organisasi, serta peningkatan disiplin dan profesionalisme ASN guna mewujudkan pelayanan publik yang lebih efektif, tertib, dan berkualitas bagi masyarakat.****

Editor: Manrajai Daeng Ngawing.

Chat with us on WhatsApp